………………. dalam kelana panjang menjangkau Maha Misteri
dibalik kegelapan abadi………………
kami manusia merenung, mencari dan mendoa dalam tumpuan harapan
sampai kami menerima berita melalui Rasul Utusan.
………………………………
Agama kami I s l a m mengajarkan hablumminallahi wahablumminannas
akhlak mulia dan amal kebajikan
bahwa manusia mulia di hadapan Allah ialah mereka yang takwa
………………………………
Ada banyak manusia menghayati kepercayaan bahwa manusia baik ialah mereka yang takut kepada Allah …………………….
ataukah tersembunyi rasa takut akan Kekuasaan dan siksa
Berkenanlah Paduka untuk hamba yakin bahwa siksa
Paduka bagi manusia hanya karena d o s a ………………
Bukan karena Paduka Mahakuasa
Hamba tidak takut Paduka
bukan hamba tanpa dosa
hamba percaya Tuhan Maha Pengasih Maha Pengayom
Kalau hamba takut Paduka,
mengapa hamba selalu damba dan hasrat menghadap
dalam shalat dan zikir
hamba selalu ingin dekat, akrab dan mesra
dalam iman, cinta dan kepasrahan bulat sebagai muslim
Bila ada rasa takut, waswas dan keraguan
tak mungkin hamba mendekat apalagi pasrah sepenuh kepribadian
dalam segala cita doa dan harapan
dijiwai gelora cinta dan kemesraan
hamba beramal kebajikan hablumminallahi wahablumminannas
……………..lillahi taala, demi Allah
semoga bukan demi ego hamba sendiri…………………
…..dalam segala langkah kehidupan
kadang hamba terjerumus kelembah nista dan dosa
namun hamba tetap percaya CINTA Paduka
kasih dan maaf terlimpah melalui tobat hamba
t e t a p hamba bukan takut Paduka
t e t a p hamba cinta Paduka
Bagaimanapun juga daif dan nista hamba
hamba damba dan mendem cinta Paduka
sekiranya Paduka tidak berkenan,
hamba rela ditempatkan di manapun karsa Paduka
semoga cinta hamba tak lebur dalam neraka
O, Tuhan betapa indah Keagungan Paduka
hanya dalam bayangan dan keterbatasan daya pikir hamba
betapa MAHA INDAHNYA DAN MAHA AGUNG SRI PADUKA
sesungguhnya takterbayangkan oleh hamba dan siapa saja . . .
Hamba mikrokosmos yang mengagumi Makrokosmos semesta raya
hamba hidup di dalamnya dan berkat unsur-unsur kosmos semesta
namun hamba percaya semua itu cipta dan berkat Paduka
hidup di dunia fana sekedar menabur cinta dan kebajikan bagi sesama
demi Allah dan demi amanat Paduka hamba mohon perkenan sujud dibawah
debu duli Paduka
hamba tetap menuju dan menghadap Paduka dalam cinta atau dosa
dalam cinta buta tanpa kenal Paduka laksana si buta menatap matahari dunia
yang terasa hanya hangatnya sinar, tanpa mengerti gemerlapnya cahaya
namun tetap menikmati hidup walau dalam kegelapan dunia
hamba si buta dalam mengerti dan menuju Paduka
Hanya berkat CINTA Paduka hamba punya dan menikmati cinta…..
Atau hamba tidak memiliki apa apa …
Baca Al-Qur’an :
2 : 165 ; 3 : 31 ; 5 : 54 ;
9 : 24 dan 49 : 7.
( MNS )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar