Di pagi yang masih dingin Aku terbangun oleh mimpi yang tak indah, resah hatiku membangunkanku tuk mengambil air wudhu, setelah selesai sudah aku lalu membuka laptop dan melihat & mendengar kenganan yang aku buat tentangnya. Iis Prima Mayasari, itu nama dia. Aku mengenalnya saat aku masih duduk di bangku SMP, hanya satu setengah tahun aku bersamanya. dulu dia berpacaran dengan teman baikku, yah saat dia berpacaran dengan sahabatku saat itu pula ku belum mempunyai perasaan cinta ke dia, tetapi aku merasa kasihan ke dia karena dia berpacaran dengan sahabatku yang ternyata sahabatku itu tak mengerti tentang perasaan wanita, yang dia mengerti hanya NAFSU yang melekat di hati dan otaknya.
waktu berlalu sekitar 2 tahun kemudia aku kembali melihatnya, tanpa buang waktu kami pun saling curhat, tak kukira dia ternyata masih berhubungan dengan sahabatku dulu, namun tidak lagi berpacaran, tetapi sahabatku masih juga menyakitinya. setelah pertemuan ini, yang dulu aku hanya mempunyai perasaan kasihan karena dia dimiliki sahabatku, kini aku menjadi kasihan dan menjadi sayang kepadanya. seorang wanita yang anggun, cantik, & pintar tetapi selalu disakiti cowok yang tak mengerti hati wanita.
menyingkat cerita, aku pun telah jadian dengannya. sungguh saat aku berpacaran dengan dia adalah dunia ku yang paling.....indah, tak pernah aku merasakan sebuah perhatian, canda tawa, kasih sayang, ataupun pengorbanan. tetapi aku masih bodoh berinteraksi dengan wanita, aku yang dulu benci dengan sahabatku karena dia menyakiti pacarnya (iis), tapi kini kau pun telah menyakitinya.!!!!
saat aku sudah putus dengan nya, aku pun merasa biasa saja, padahal dosa ku sangat besar karena dia menangis karena perkataanku. aku pun berfikir, aku kan mencari penggantinya setelah dia dimiliki orang lain, duh ternyata pemikiranku ini bodooooooooh banget, , saat dia pergi aku lama-kelamaan aku merasa sangatttttt kehilangan dia.
siang malam aku selalu terfikirkannya. doa yang kulakukan tak menjawab penyesalan. kini di tanggal 05 maret 2011 Iis Prima Mayasari ternyata sudah beberapa bulan berpacaran dengan temannya di 1 kelas. hari ini pun aku hanya diam tanpa senyum. aku bingung akuharus bagaimana. aku bingun aku harus melangkah bagaimana.
sekarang saat dia sudah dimiliki, aku hanya berdo'a semoga dinda bahagia selalu, & tak lagi disakiti oleh siapapun. dan berharap Allah memberikan yang terbaik untuk ku dan dia, dan semoga Allah masih mengerti hati diantara kami sehingga kami semgoa bisa saling mengasihi. amin.
foto itu diambil saat aku baru berparan dengan dia, ya maaf jika auratnya kelihatan, aku sudah mengajatri ia menjaga aurat. mungkin itu sudah dilakukan, tapi foto dia yang sekarang tak lagi seAnggun yang lalu.
untuk yang membaca mohon doanya Semoga Allah memberikan yang terbaik untuk aku dan dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar