BERANDA CINTA ISLAM PROFIL

Selamat Datang di "SATU DINDA SATU CINTA", blog ini hanya tempat pembelajaran saya & berisi tentang kisah saya.

Senin, 28 Februari 2011

Terindah

Segalanya telah tertebas waktu…
Ku masih terasing sepi memanggil namamu,
Diujung sapaku yang tertatih menujumu
Ku coba teduh dalam satu hiba…
Semoga kau tetap yang terindah yang kutemui dalam perjalanan hidupku…

Andai Rindu Bersambut

Rinduku akan setia mengiringi harimu…
Seperti hatiku yang selamanya ingin berada dalam payung mata beningmu,
Rebah sudah kangenku berlabuh padamu…
Diam tak bergerak…
Lalu terbaring manja di permadani hatimu,
Andai rinduku bersambut…
Aku kan tersenyum dan menangis di sudut bibirmu,
Saat raga dan mata kita bertemu…

Ruang Hati

Hatiku kini pun punya ruang yang ku isi namamu…
Kujaga setiap pagi dengan kangen dan rindu,
Tidakkah ingin kau lihat sekali waktu…??
Rindu ini telah sampai di titik penghabisan,
Sgalanya menjadi satu dalam sebuah rasa…
Ku ingin segera bertemu,agar tiada kangen yang menyiksa…
Aku menunggumu…

Tirai-Tirai Cinta

Segala cerita tentangmu masih tertinggal di jiwaku…
Mengendap keras dalam lelahnya pengembaraanku,
Sungguh…
Terlalu berat memikul beban rindu ini,
Andai kau tahu itu…
Terlalu indah melewatkan setiap gelisah yang hadir,
Setiap rindu yang mengetuk” di balik temaram senja…
Dan setiap cinta yang mengalir di hembusan nafas…
Di balik…

Dalam Diam Ada Rinduku,

Di tepian hati kutulis rindu dalam diam,
Menguraikan bait demi bait…
Lalu bebas masuk dalam cintamu yanpa tanya dan ragu lagi..
Untuk apa ku ingkari nurani…
Kebersamaan dan kedekatan yang kita jalan…
Telah menumbuhkan binar-binar rindu stiap kita tak bertemu…
Apa yang tersisa dari perjalanan kita selama ini..??
Selain kangen dan rindu yang terus berontak dari kedalamanya…
Aku tersudut seorang diri,
Kupandangi langit yang luas tak terbatas…
Kuraba hati kembali,
Mengukur kangen dan rindu yang hinggap…
Untukmu…

AKANKAH ABADI???


Warna langit yg cerah tak mampu menyingkirkan
rasa gundah yang ada....menari dalam pikiran
menyimpan satu pertanyaan
akankah abadi...?
akankah untuk slamanya
Andai memang bisa ku raih akan kuberikan satu bintang
andai memang ada tempat...
izinkan ku memberikan yang ada
sepanjang masa tertawa bersama bukan cuma satu masa
Saling memiliki saling memberi arti
kisah yang begitu indah
hanya ada dalam hati yang putih
yang tak lelah memberi
yang tak lelah menyayangi
yang tak lelah melindungi
yang tak lelah menjaga yang pernah ada.....

Cintaku Padamu


Cintaku padamu
adalah kerinduan waktu
memeluk bisu di batu-batu
saat gerimis jatuh

Cintaku padamu
adalah ketabahan matahari
tatkala menumbuhkan mawar
di nadi sunyi

Cintaku padamu
adalah keindahan purnama
kala meneteskan cahaya
pada lara

Cinta tanpa musim itu
memberi nafas dan sayap
pada beribu puisi abadi
tentang kita....

CEMARA TERAKHIR



Berdiri gagah di puncak bukit
pucuk pohonnya menusuk awan
berleher langit biru nan cerah
megah ranting dengan rimbun daunnya

Kupu kupu berkejaran riang
timbulkan cemburu pada cemara yang sendirian
sendiri dalam kesunyian yang dalam
hanya berteman rumput2 liar serta angin yg selalu diam

Seekor merpati terbang melintas
hinggap sesat lalu kepakkan sayap
membawa berita pada dunia
pohon itu cemara satu satunya

Cemara terakhir di puncak bukit
teruslah engkau bertahan di sana
jangan sampai kau gugur layu
sebelum tumbuh generasi penggantimu. ..

RINDU



Di dalam sepi tanpa cahaya bintang
kurindukan seraut wajahmu
aku merasakan
kesendirian yang teramat dalam
Dan kini kubersemi di antara hati yang sunyi
karena ku bermimpi.... kau ada dalam hati
Siang menjadi harapan malam jadi kesunyian
aku ingin bernyanyi... saat bunga bersemi
alunan harpa yang hilang
kini  kutemukan dalam sebait kerinduan
Rasa rindu yang membuat tubuhku kian bergetar
menghantar sepinya nyanyian yang membias
kenangan yang pernah ada.....
Ku coba menoleh di antara bayang bayangmu
adakah sesuatu yang dapat ku lupakan...
inginku menggapai aroma sendumu
namun apa daya aku tak mampu
Anganku hanya bisa menangkap sinar matamu yg jernih
wajahmu yang memancarkan kebahagiaan
senyummu.... tawamu... .dan sapamu
yang menggetarkan karang di dasar hatiku
namun semua itu bukan untukku lagi
Entah apa yang harus ku perbuat....
aku sangat merindukanmu
Tapi aku tahu itu....sesuatu yang tak mungkin lagi bagiku
aku merasa,di hatimu diriku sudah tak ada arti lagi
aku hanya bisa menatap... mengungkapkan rasa rinduku
lewat puisi saja.....
puisi yang tak bermakna,tak bertuan...namun penuh arti

XII IPA 4 MAN 2 PONOROGO